Cerita ibu · Sekedar Info... · Uncategorized

Bingung Milih Tempat Melahirkan di Jogja?

Perut semakin besar, janin di dalam kandungan sudah mulai menendang-nendang tanda di dalam sudah sesak dan ingin keluar. Galau nggak sih milih tempat lahiran? Bagi beberapa orang, iya, seperti aku.

ini pengalamanku….

Program hamil yang terakhir di Jogja, aku ke dokter Yasmini Sp.OG, waktu itu dokter melakukan tindakan hidrotubasi untuk membuka saluran telur yang tersumbat. Dokter Yasmini ada di  JIH (Jogjakarta International Hospital), RS Hermina, dan RSKIA (Rumah Sakit Khusus Ibu Anak) Sadewa . Akhirnya aku mantabkan untuk kontrol kehamilan sama beliau lagi di RSKIA Sadewa di Babarsari, dan mulai tanya-tanya harga melahirkan termasuk kamarnya. Cari info sana sini, banyak yang bilang kalau melahirkan di RSKIA Sadewa tu nggak enak, nggak nyaman, susah dapet kamar VIP, ada bidan yang galak, tapi di sana biaya melahirkan paling murah. Biaya paket melahirkan dengan dokter kandungan dan kamar VVIP habisnya 6 juta, dan bisa pake BPJS, ya pantes sih semua lari ke sana, jadinya rame. Kalau biaya melahirkan di RS Hermina sama JIH mahal banget, kelas I nya aja mahal bagiku, nggak dulu deh heehhee, daripada mikirin duitnya,..

Alternatif lainnya ada RSIA Sakina Idaman di jalan Monjali tepatnya di jl Nyi Tjondrolukito. Bisa pakai BPJS juga. Sayangnya, dr Yasmini nggak praktek di sana. Dokter kandungan perempuan di RSIA Sakina ada dr Edi Patmini (dr Ami) sama dr Ayu Wityasti.

Galau banget, lahiran di Sadewa sama dr Yasmini yang udah tau riwayatku atau lahiran di tempat baru sama dokter baru. Kalau ibuku menyarankan untuk lahiran di Sakina soalnya dekat rumah ibu, kalau Sadewa bisa juga tapi jalanan menuju ke sana padat banget di jam-jam tertentu. Rumah mertuaku deket sama Sadewa, jadi sebenernya bisa aja lahiran di Sadewa cuma gimana nyamannya aku aja.

Akhirnya, kami coba kontrol kandungan ke dr. Ayu di Sakina biar aku punya catatan medis di sana. Sewaktu-waktu mau lahiran di Sakina udah ada catatannya. Alhamdulillah kehamilanku sehat, semua normal dan baik. Konsultasi sama dr. Ayu lebih lama daripada dr Yasmini soalnya dr Ayu ngajak piknik liat kondisi bayi via USG hehehe. Orangnya ramah juga. Tapi ada yang cerita kalau jahitannya sakit. Dokter Yasmini baik dan ramah juga sih tapi nggak menjelaskan detil kalau semua kondisinya baik, dan biasanya hanya menjelaskan seperlunya atau jika ditanya. Maklum, pasiennya banyak banget.

Kontrol selanjutnya, sama dr Yasmini di Sadewa lagi. Waktu itu beliau tanya. HPL (Hari Perkiraan Lahir)-nya kapan ya. Aku jawab 15 September dok, bu dokternya senyum senyum aja. Kontrol berikutnya, waktu daftar, kata perawatnya, dr Yasmini sedang tidak praktek, jadinya daftar seminggu lagi, tapi belum tentu ada atau enggak. Ya udah deh nggak jadi daftar.

Waktu ikut kelas senam hamil di RS Sadewa, bidan yang ngajari senam tanya, aku pasien dokter siapa. Aku jawab dr Yasmini. “ditinggal haji to..” begitu komentar bu bidan. Dugaan kami benar, mungkin memang dr Yasmini nggak praktek karena lagi haji. Di tengah kegalauanku, aku memantabkan diri meski masih berpikir untuk melahirkan di Sadewa dengan dokter Yasmini. Aku bertanya pada perawat apa iya di Sadewa susah dapat kamar, di iya-kan oleh perawat. Jadi nanti di kamar seadanya dulu, begitu kamar yang diminta kosong, baru dipindah kesana, dan katanya kalau di VVIP lebih lowong, nggak banyak antrinya. Untuk makin memantabkan diri, aku ke Sakina untuk lihat kamar. Disana lebih banyak kamarnya, jadi nggak perlu khawatir, tapi memang lebih mahal sekitar 1 atau 2 jutaan selisihnya. Aku masih bertanya-tanya pada diriku sendiri, apa iya sih tipe kamar mempengaruhi moodku, sebelum dan setelah melahirkan nanti, kalau nggak masalah sama kamarnya, harusnya nggak perlu mikir lahiran di Sakina. Hmm…

 

20170810_171443
kamar VVIP di RSIA Sakina Idaman

 

Akhirnya, aku memantapkan diri untuk lahiran di Sakina, dengan dr Ayu setelah benar benar ada info bahwa dokter Yasmini pergi ibadah haji sampai tanggal 14 September. Berangkat dari rumah ibuku maupun mertua sama aja, RS Sakina masih dalam jangkauan. Kehamilanku juga ngga ada masalah, jadi aku berpikir nggak harus lahiran sama dokter yang tau riwayat sebelum aku hamil. Jahitan sakit? Perasaan yang namanya dijahit pasti sakit ya, bismillah aja. Toh, kalau lahiran di Sadewa belum tentu juga sama dokter Yasmini kan (kalaupun beliau ada di Jogja).

Alhamdulillah mantab hatiku. Jam 10 malam hari Minggu tanggal 10 September, saat kontraksiku setiap 5 menit sekali, aku dan suamiku langsung berangkat ke Sakina. Di sana dicek sama bu bidan baru bukaan satu longgar tapi disarankan untuk stay di ruang observasi, nggak boleh pulang. Kontraksiku terhitung cepat, aku bilang mau lahiran sama bidan atau siapapun tenaga kesehatan perempuan yang ada, nggak perlu sama dr Ayu. Jam 2 dini hari, hari Senin tanggal 11 September, aku dipandu bidan untuk mengeluarkan bayi dalam rahimku. Sesaat sebelum keluar, dr Ayu datang dan siap membantuku. Kami berjodoh dengan dr Ayu rupanya hehee. Jahitan sakit? Tentu! Haha..

Seluruh pelayanan waktu proses melahirkan sangat bagus di sana. Alhamdulillah kami beruntung nggak perlu antri lahiran, karena katanya Senin siangnya banyak yang mau melahirkan.

Setelah melahirkan, aku masuk kamar VVIP yang sudah dipesan suamiku. Bedanya sama ruang VIP, disitu ada sofanya dan lebih luas, nyaman banget. Harga seharinya 850.000. Alhamdulillah normal jadi di sana 2 hari aja. Kamarnya dekat dengan baby room. Alhamdulillah karena kondisi baik semua, bayiku dibawa ke kamar. Di Sakina juga ada konselor asi yang ngajari kita gimana cara menyusui yang bener. Pokoknya puas sama fasilitas dan pelayanan di RSIA Sakina. Dokternya, bidannya, perawatnya, karyawannya, bahkan pemiliknya-pak Damanhuri, semua baik dan ramah. Yang kerasa banget sih semua pada sabar waktu aku mau melahirkan, belajar nyusui bayi dan menjawab semua pertanyaanku yang mungkin nggak penting hehee…….

Btw, katanya lahiran sama dr Ami lebih nyaman lho, monggo dicoba 🙂

Iklan

6 respons untuk ‘Bingung Milih Tempat Melahirkan di Jogja?

  1. Hai, Mbak.
    Saya kemarin periksa kandungan untuk yg pertama kali sama dokter Ayu. Emang komunikatif ya orangnya. Oh ya, Mbak. Kemarin mbak pakai BPJS enggak ya?

    Saya mau pakai BPJS tapi takut kalau pelayanan dibeda2kan. Hehe.

  2. hai mbak Puput, periksa di mana mbak? iya dokter ayu baik dan komunikatif. kalau ketemu saya kemarin pas vaksin anak, masih inget dan nyapa kami, baik banget.

    saya melahirkan pakai BPJS di sakina mbak, tapi periksa kandungan tiap bulan nggak pake bpjs, periksanya di Sadewa karena lebih murah hehehe kalau di sakina mahal.
    alhamdulillah pengalaman melahirkan kemarin nggak dibedakan. bayangan saya sih mungkin kalau di rumah sakit besar ya, seperti di Sardjito yang pasiennya banyak banget jadi agak di nomer duakan, tapi nggak tau juga soal ini

    saya sempat ngobrol juga yang lahiran sama dr Ayu di Sadewa pakai BPJS, lancar mbak, nggak ada masalah diskriminasi

    1. Saya kemarin di Sakina periksanya, Mbak.
      Asam folat 8rb, jasa dokter 75rb, USG 3D tanpa print 123an ribu.
      Mahal enggak sih? Hehe. Maklum baru pertama kali ini.
      Disuruh kontrol 3 minggu lagi ke dokter Ayu.

      Awalnya saya pengen ke dokter Enny, Mbak. Tapi waktu saya hubungi, antrean pendaftaran udah panjaaang dan dapet hari periksanya masih next week. Mau langsung ke JIH tapi takut mahal.

      Ini masih cari2 referensi terus mengenai dokter kandungan perempuan yg ramah & pro melahirkan normal. Hehe.

  3. mbak Puput, Kalo di Sadewa Admin plus jasa dokternya 83.000 rupiah sudah sama print USG 2D. aku nggak pernah beli obat hehee, beli sendiri di luar, setiap ditanya dokter selalu kujawab masih ada

    dokter Ayu juga pro normal dan pro asi mbak, begitu keluar lahir, langsung IMD (inisiasi menyusui dini), bayi ditaruh di dada kita

    saya dulu promil di JIH sama dr Yasmini, ruameeee tapi ya dijalanai aja karena dapet asuransi di JIH hehe. dr Enny katanya tegas , baik juga. kalau mau sama dr Enny bisa langsung ke Kliniknya di deket transmart Jogja, lebih murah di sana sekitar 160ribuan kalo ga salah

    sip, kudu manteb ya mbak hehee selamat hunting 🙂

    1. biaya persalinan normal pake BPJS di sakina tergantung kelas yang dipilih dan BPJSnya yang mana. kalau up grade kelas , kita bayar selisihnya. kalau persalinan SC kurang tau, mungkin dicover juga

      jadi sistemnya nanti ditotal habisnya berapa. nah misalnya kita pake bpjs kelas I, sementara kita pake kamar VIP di Sakina. Kita kena selisih bayar.
      kalau sesuai kelas, kita nggak bayar

      sebagai gambaran kalau nggak pake BPJS, persalinan normal dgn dokter kandungan, habis sekitar 3,5 juta (tp nggak tau temenku itu kelasnya apa). kalau persalinan sama bidan lebih murah lagi. begitu mbak Aprelia semoga membantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s