Belajar masak · Pengalaman di Negeri Sakura · Sekedar Info...

Masakan Indonesia Menggoyang Lidah Penonton Malam Budaya Sapporo Hokkaido 2014

Tanggal 22 November kemaren, Persatuan Pelajar Indonesia Hokkaido punya gawe. Kita mengadakan pertunjukan malam budaya yang menampilkan angklung, tari Bali, dan kisah tentang roro jongrang. Kami ibu-ibu kebagian masak buat bentonya, dengan menu masakan Indonesia. Berhubung sudah banyak info mengenai kegiatannya, yuk kita tengok dapur ibu-ibu,,

Suhu Sapporo saat ini rata-rata 6 derajad…

Menu bento masakan Indonesia kali ini adalah nasi liwet, ayam bumbu rujak, telur dadar, kering tempe, dan acar kuning. Bapak-bapak yang bebas tugas di panggung kebagian tugas bikin nasi Liwet. aku masuk di tim ayam bumbu rujak. Jam 10 waktu setempat baru mulai potong-potong dan masak-masak setelah menunggu bahannya. Bento yang dibuat sebanyak 350 pack (rekor dalam hidupku sampai saat ini, hehe…) dan harus siap jam 18.45.

Untung ada mahasiswa yang ikut bantu juga, dan ada temen Jepang (masih SMA) yang dia itu nggak punya uang buat nonton tapi pengen nonton, terus bilang sama salah satu panitia kami, si Uta, dan Uta bayari tiket tapi sakura san – nama org Jepang itu bantuin masak di dapur kampus. Sakura san ganbatte banget,, dari pagi sampai jam 15.30 dan dia yang berhasil membersihkan kerak di panciku… wowww.. hebaat meski kami bilang udaah nggak usah..dia nya tetep ganbatte, digosok terus pancinya,,dan akhirnya kinclong lagi,,, padahal bukan miliknya yaa,, mungkin kalo aku udah nyerah soalnya keraknya banyak hehehe….

begini hiruk pikuknya

semua sibuk
semua sibuk

Tim ayam mejeng dululaah

aku bersama bunda-bunda yang keren
aku bersama bunda-bunda yang keren

Ini hasilnya

nasi liwet, ayam bumbu rujak (tanpa santan), telur dadar, kering  tempe, acar kuning
nasi liwet, telur dadar, kering tempe, ayam bumbu rujak (tanpa santan), acar kuning
mulai packing
mulai packing

Alhamdulillah aku dari pagi sampai jam 18, terus cabut pulang, dandan, berangkat ke acara naek sepeda.. cuapek pooll, tapi rasa itu hilang saat semua bilang makanannya enak, penonton lahap (sayangnya aku nggak bisa membuktikan dengan foto…), sisa makanan di wadah hampir nggak ada.

baru kali ini masak ayam 30 kg,, wuihh rasanya kayak aku punya katering (aamiin …) habis itu baunya nggak hilang hilang, yang nempel di baju lah, jaket, celemek, jeans, sampe tadi ini les nihonggo aku masih menciumnyaaa…. kayaknya jaket milik mbak Fara si ibu penggerak ibu-ibu bento deh..hehee..

untuk minumannya ada wedang ronde untuk welcome drink yang dibikin sama mbak Rini,, (hebaat..) dibantu teman teman gakusei dan mbak Erni.

Alhamdulillah , makasih semuanya atas pengalaman yang menyenangkan dan berharga ini🙂

dan, inilah para penampil di panggung

yeyyy.. semua senang, Indonesia senang
yeyyy.. semua senang, Indonesia senang

Rasa haru waktu Helmi mengibarkan sang merah putih dengan gagahnya… diriku baru sadar kalau daku sedang berada jauh dari tanah kelahiranku…, Indonesia

3 thoughts on “Masakan Indonesia Menggoyang Lidah Penonton Malam Budaya Sapporo Hokkaido 2014

  1. Hwaaaaaaa… sudah di jepang lagi??? Asyik-nya (pengennnnnn…)
    Penampakan ayam bumbu rujaknya mirip rendang. Pasti rasanya nendang hehehe…. Pulang ke Indonesia bisa langsung buka katering nih.

    1. teh cici… alhamdulillah iya teh sekarang di ujung utara
      sayangnya ayamnya nggak pake santan dan nggak pedes, tapi mungkin nendang buat orang Jepang ya hehehe… aamiin semoga terwujud.. makasih atas kunjungannya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s