Sekedar Info... · Uncategorized

Apa sih yang dilakukan seorang Apoteker di Apotek?

Aku tulis tentang ini untuk memberi gambaran kepada siapa saja yang awam tentang apoteker tentang pekerjaannya dan untuk adek-adek yang lagi bingung milih jurusan. Pertama, apa sih apoteker itu? Siapa sih dia?

Apa yang ada di pikiran teman-teman saat denger kata ‘apoteker’? Apoteker itu tukang jual obat. Apoteker yang bikin obat-obat. Apoteker yang di pengadaan obat suatu instansi (RS). Apoteker itu pasti tau tentang obat. Apoteker ya orang yang sudah disumpah menjadi seorang apoteker dalam menjalankan tugas kefarmasian.

 

Trus pas kuliah belajarnya apa aja? Kimia? Biologi?

Yup, campur campur dah.. kalo sekarang udah banyak jurusannya ada farmasi bahan alam, farmasi industri yang bakalan kerja bikin obat di industri, dan farmasi klinik yang bisa di apotek maupun di rumah sakit.

 

Well, banyak temen temen yang sedang kuliah di farmasi merasa salah ambil jurusan , nanggung kenapa gak sekalian dokter (kayak aku awalnya, hehe).. dsb.. kebanyakan memang merasa seperti itu, tapi saat udah kerja dan menemukan dunianya, pasti banyak yang merasa bersyukur.. semua punya keahlian masing-masing,, tapi yaa sampe sekarang sih PR nya masih mengenalkan pada masyarakat, siapa sih apoteker itu…

 

apoteker menyerahkan obat
apoteker menyerahkan obat

Oke, aku akan cerita pekerjaan apoteker di apotek aja ya,, khususnya di Apotek UGM aja deh.

Disini tidak ada asisten apoteker..semua tenaga farmasinya ada 6 orang yaitu apoteker semua. Sisanya ya karyawan yang lain. Seorang apoteker sebagai apoteker pengelola apotek, yang 1 jadi apoteker penanggungjawab klinik (klinik sekarang harus ada apotekernya), dan 4 lainnya dibagi dalam beberapa divisi.

Kerjanya Pengelola apotek apa? Ya bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang ada di apotek, tanda tangan ini itu, dll. Kalau apoteker pendamping seperti kami harus berada di garda terdepan untuk langsung melayani pasien, baca resep, milihin obat, dan merangkap jadi CS juga di front line.. (harusnya kami dapat tunjangan kecantikan, hehe,,,sayangnya gak pernah di acc lha cuma di bibir saja)

Nggak ada lagi apoteker ‘tekab’ atau teken kabur.. sekarang harus ada apoteker pada jam buka apotek. jadi bagi yang sedang mencari obat di apotek, tanyailah apotekernya..

 

Terus apa lagi? Ya,, kerjanya mesen obat, nyediain obat, nyariin obat buat pasien, memenuhi permintaan suatu klinik, dokumentasi pelayanan, meracik obat, wah banyak pokoknya.. dari 7 jam kerja di apotek, nggak ada jadwal khusus buat ishoma,, semuanya gantian.

Kalau apotek pendidikan kayak gini ni, musti cermat juga ‘menata’ mahasiswa, ngasih pengarahan, tugas dan diskusi ini itu, memfasilitasi mereka untuk terjun langsung di Apotek, supervisi mereka kalo lagi nyerahin resep, dan banyak lagi.. belum lagi kalo ada program sunatan massal, pengobatan gratis,, wuih apotekernya kerja extra..

 

Memang gaji kami yang di apotek tidak sebesar teman teman yang di industri, marketing, dinas atau departemen maupun rumah sakit. Tapi banyak nilai plusnya dari kerja di apotek. banyak waktu luang, bisa atur jadwal jaga, bisa ketemu beragam orang dengan beragam karakter, banyak kenal mahasiswa yang muda-muda jadi ikutan awet muda (maunyaa…hehe..), bisa jadi dosen praktisi yang nguji mahasiswa, kenal sales obat, diskusi dengan dokter klinik ataupun dokter penulis resep dan banyak lagi…

Yah apapun itu, mencintai apa yang kita lakukan adalah yang terbaik. Menurutku, semua pekerjaan asal halal itu baik…

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s