medicine · Sekedar Info... · Uncategorized

Waspada Demam Berdarah

Saat musim hujan seperti sekarang ini kita harus waspada terhadap berbagai penyakit, salah satunya adalah demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue jenis DEN-1, DEN-2, DEN-3, atau DEN-4. Seseorang yang pernah terinfeksi virus dengue akan terbentuk system imun dalam tubuhnya. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda.

 Virus dengue dibawa oleh nyamuk jenis Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus setelah menghisap darah seseorang yang telah terinfeksi virus dengue. Masa inkubasi virus di dalam nyamuk adalah 8 sampai 10 hari hingga si nyamuk mentransmisikan virus itu ke tubuh manusia yang sehat melalui gigitannya.

 

Apa aja gejalanya?

Gejala yang umum adalah demam dan munculnya ruam pada kulit akibat turunnya jumlah sel keping darah atau trombosit.

Gejala lainnya adalah nyeri sendi, badan lemas, mual, muntah, mimisan, dan terjadi perdarahan.

Pada demam berdarah dengue (DBD) hemoragi, sering disertai kerusakan pembuluh darah, pembuluh limfa, perdarahan di bawah kulit, penurunan sel keping darah dan peningkatan jumlah sel darah merah. Pada DBD ini, cirinya si penderita akan mengalami demam selama 2 hari sampai seminggu kemudian suhu tubuhnya menurun secara drastis dan mengalami penurunan tekanan darah.

Pada demam berdarah dengue yang parah, selain gejala tersebut di atas, si pasien akan mengalami perdarahan yang parah dan syok (tekanan darah menurun). Masa-masa tersebut adalah masa kritisnya. Jika segera ditangani dengan cepat, si penderita akan sembuh dan terbebas dari demam berdarah.

Jika ada gejala demam berdarah, segera periksa ke dokter atau terlebih dahulu cek darah lengkap dan segera konsultasikan ke dokter. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, penyakit ini dapat disembuhkan.

Apa obat demam berdarah?

Sampai saat ini nggak ada obat spesifik atau vaksinasi untuk mengatasi demam berdarah. Obat yang diberikan adalah elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, obat penghilang nyeri dan demam. Jika masih tahap awal, pasien cukup diberikan cairan elektrolit (minuman elektrolit seperti pocari sweat, mizone dll), obat penurun demam dan penghilang nyeri (paracetamol, natrium diclofenak, dll) , dan obat penguat system imun. Seperti umumnya penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit ini bisa hilang dengan system imun tubuh yang kuat. Jangan gunakan obat penurun demam Ibuprofen karena bisa menyebabkan perdarahan.

Obat alternatif yang bisa digunakan adalah beras angkak. Beras ini warnanya merah banget, cara minumnya ambil 1 sendok makan beras angkak, seduh dengan 200 ml air panas (1 gelas), tunggu hingga hangat, saring airnya, dan diminum. Bisa juga dicampur madu karena rasanya pahit banget dan baunya nggak oke, hehehe.. bisa diminum 2 kali sehari sampai badan terasa kuat. Beras ini bisa dibeli di supermarket. Untungnya sekarang sudah ada pabrik obat yang memproduksi beras angkak rasa jambu lho, hehehe.. namanya Remufit. Bukan mau promosi, cuma berbagi pengalaman aja. Praktis dan lebih enak. Bisa didapatkan di apotek.

Obat alternatif lainnya adalah jus jambu biji yang diduga dapat mengembalikan cairan elektrolit dan meningkatkan sel keping darah. Kalo ini pasti banyak yang suka.

Gimana pencegahannya?

Ingat 3 M? Menutup tempat penyimpanan air, Menguras tempat penyimpanan air, dan Mengubur sampah plastik. Yuupp.. itu cara yang baik.

Jika perlu bisa taburkan bubuk Abate di tempat penampungan air yang sulit dikuras.

Oleskan lotion anti nyamuk sebelum tidur atau sebelum beraktivitas di luar rumah dan gunakan pakaian yang melindungi kulit kita.

Jaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, banyak minum, istirahat yang cukup dan banyak berdoa.

Source: wikipedia.com

Posted by Annisa Krisridwany, S.Farm Apt

akrisridwany@gmail.com

Apoteker Rumah Sehat dan Apotek UGM

Jalan Prof Sardjito 25 Yogyakarta

2 thoughts on “Waspada Demam Berdarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s