Pengalaman di Negeri Sakura · Sekedar Info... · Uncategorized

Parkir Sepeda di Pusat Kota Kumamoto

Kumamoto juga punya pusat kota semacam malioboro lho.. cuma ya nggak ada yang menjual barang dagangan di pinggir jalan atau emperan toko. Yang pengen aku cerita di sini adalah tempat parkirnya. Sebelum Juni 2012, tempat parkir sepeda masih manual dan gratis parkir sampai jam berapa pun. Suamiku sering meninggalkan sepeda berhari-hari di tempat parkir pusat kota kalo lagi trip keluar kota,.. alhamdulillah aman🙂 .

Sejak Juni ini makin ketat peraturannya. Nggak boleh ada sepeda yang di parkir di trotoar, semua tempat parkir sudah di sediakan di beberapa tempat. Sepeda hanya bisa parkir gratis selama 2 jam pertama, selebihnya bayar 100 yen per jam-nya.

Sosialisasi mengenai parkir sepeda sudah disebarkan beberapa bulan sebelumnya. Pernah aku parkir seenaknya di trotoar. Yah gimana.. jauh dari tempat parkir resmi dan cuma bentar banget. Pas mau ambil sepeda, di datangi bapak-bapak pake seragam gitu. Yang aku tangkap, jangan parkir di sini lagi ya, nanti sepedanya diangkut lho, kalau mau parkir sepeda, di sana ya… Aku jawab thank you sambil manggut-manggut. Ceritanya aku ini kan turis, hehe… setelah itu aku nggak pernah parkir sembarangan lagi. Pedestrian, pejalan kaki.. bener-bener deh ya, di luar negeri itu banyak tempat untuk pedestrian, jadi gak boleh ada kendaraan mengganggu para pejalan kaki..dan jalanannya juga bersih.

Tentang parkir sepeda yang baru, aku sempat nggak ngeh waktu aku pencet tombol, pintunya nggak terbuka, ternyata ada tulisannya parkir penuh pake kanji (hahaha,, ya buta huruf sihh). Kalau kanji berwarna hijau, nggak tau bacanya apa, tapi itu kanjinya untuk sora *langit, artinya ada tempat kosong. Kita pencet tombolnya terus keluar kartu parkir seperti di foto. Setelah itu pintunya terbuka dan kita bebas pilih parkir.

pintu masuk

kartu parkir

Waktu mau pulang, kita masukkan kartunya. Di kartu tertulis jam kita masuk parkir, jadi ketahuan kita mesti bayar atau nggak. Kalau lebih dari 2 jam, kita bayar sesuai yang tertera di mesin. Meskipun dah pake mesin, masih ada tukang parkirnya. Mungkin karena parkiran sepeda utama ya, soalnya aku lihat di tempat yang lebih kecil cuma dijaga sama mesin. Eiitss,, tapi pak tukang parkirnya bukan yang pake kacamata hitam di foto ini yaa,, hihiii…

bebas pilih tempat

sebelum keluar parkir

2 thoughts on “Parkir Sepeda di Pusat Kota Kumamoto

  1. Keren… bahkan untuk parkir sepeda aja sudah secanggih itu ya. Kalau lihat fotonya… parkir sepedanya ada yang di atas juga ya… unik🙂

    Btw… (mulai penasaran…)
    Di Kumamoto ada tukang tambal ban pinggir jalan yang seperti di Indonesia ngga? Misalnya pas lagi menuju ke pasar eh… tiba-tiba ban sepedanya kempes/bocor gitu…

    1. Alhamdulillah selama ini nggak pernah ngalami.. kalau tambal ban pinggir jalan kayak di kampung saya nggak ada, kalau pas bocor ya ke toko sepeda terdekat.. kalau kempes bisa pinjem pompa punya temen, itu pun kalau pas deket rumah temen yang punya..
      ada pengalaman temenku, bannya kempes, trus dia ke toko sepeda depan kampus, di sana harus masukkan koin dulu baru ada angin yang masuk *jadi bukan pak tukang yang memompa, hehe.. klo masih kurang dan koinnya dah habis, masukin koin lagi.. 100 yen klo gak salah..
      klo lagi apes, harus ganti ban ya beli ban, ..dan nggak murah😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s